Mikrotik ??? apaan tuh

Mikrotik? apaan tuh? makanan? merk hp? ato merk celana dalam? yah itu lah pertanyaan-pertanyaan yang muncul di otakku ketika pertama kali dengar apa itu mikrotik. Kata itu terlontar ketika terjadi percakapan antara Pak Stepanus Yang (Pak Steve–>network consultant) dengan Firdaus MS (silent playboy–>netwotk admin kantor) labih dari setahun yang lalu. Yah itulah yang terjadi aku seolah-olah sedang terdampar di planet lain dimana dua orang tadi adalah penghuni planet tersebut. Hampir semua percakapan mereka membuat aku hampir bunuh diri, untung dalam percakapan mereka banyak memainkan gerakan-gerakan tubuh yang membuat aku sedikit ngerti dan akhirnya mengurungkan niat untuk bunuh diri.
Hal itu terulang lagi ketika terjadi percakapan antara Pak Stepanus Yang dengan Pak Priyo Suyono (Data Utama Operational Manager - 8 ball sparing partner) di kantor Data Utama dan di E-plasa beberapa bulan lalu. Hatiku hancur, harga diriku seperti diinjak-injak waktu itu.
Akhirnya ku memutuskan untuk berburu ilmu dengan bantuan om google dan akupun mendapat pencerahan. Inilah kiranya sepenggal pengetahuanku tentang mikrotik.

Mikrotik adalah sistem operasi independen berbasiskan Linux khusus untuk komputer yang difungsikan sebagai Router. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks sekalipun.

Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Bagi yang belum tau, Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Dengan nama merek dagang Mikrotik mulai didirikan tahun 1995 yang pada awalnya ditujuka untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan juga sangat populer di Indonesia.

Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen, firewall, wireless access point (WiFi), backhaul link, sistem hotspot, Virtual Private Netword (VPN) server dan masih banyak lainnya.

Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:

  • Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
  • Level 1 (demo); pada level ini kita dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
  • Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
  • Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
  • Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
  • Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.

Jika anda ingin sekedar untuk mencoba-coba silakan gunakan Level 1 sebagai awal. Sedangkan untuk yang ingin menggunakan seluruh fitur dari Mikrotik maka mau tidak mau harus membeli lisensinya.

Itulah sekilas tentang mikrotik yang aku baca dari beberapa blog dan situs.

Comments (5)

siningrum@yahoo.comDecember 6th, 2008 at 10:02 pm

weee…hebat bos…dapat jelasin mikrotik dengan gamblang n jelassss….thank u…..

adminDecember 7th, 2008 at 8:51 am

Sip.. tk juga sudah mampir.

KattyBlackyardJune 15th, 2009 at 9:25 pm

Hi, interest post. I’ll write you later about few questions!

AntoJune 23rd, 2009 at 5:49 pm

trim’s sdh mampir…… blognya keren….

Kylie BattMay 4th, 2010 at 8:57 pm

Конечно. Я присоединяюсь ко всему выше сказанному….

Менеджер по продажам Yah itulah yang terjadi aku […….

Leave a comment

Your comment